Rabu, 05 Maret 2014

Berdoa Rosario Untuk Indonesia

0 comments
Sudahkah Berdoa Rosario Hari Ini Untuk Indonesia?
Marilah kita kumpulkan sebanyak-banyaknya orang yang akan berdoa DOA ROSARIO setiap hari mulai hari ini, 5 Maret 2014. Ajaklah keluarga, teman-teman, kelompok-kelompok doa, untuk berdoa Rosario setiap hari dengan ujud untuk:
“Keamanan, Kemajuan, Kesejahteraan dan Bersihnya INDONESIA dari Korupsi serta dibebaskan dari bencana-bencana alam.”

Kita tidak bisa hanya berdiam diri sambil membaca berita-berita dan bergumam, ‘kasihan ya, ah! Memang negara ini. Ah! Dasar si ini, si itu koruptor!’ Kita bisa bertindak bersama merubah Indonesia dengan BERDOA ROSARIO bersama. AJAKLAH kenalan anda sebanyak-banyaknya... dan sebanyak-banyaknya. Kumpulkan puluhan ribu atau bahkan ratusan ribu atau bahkan jutaan orang. ALLAH bisa bertindak, jika kita sehati memintaNYA dengan doa yang tekun dan sungguh-sungguh.

Setiap hari, jika anda, keluarga, teman-teman anda sudah berdoa Rosario, tulislah di tautan komentar ini (sesuai tanggal). Tulislah bahwa, anda, atau anda dan keluarga, anda dan kelompok doa sudah berdoa Rosario untuk Indonesia.

Selain untuk INDONESIA, bagi semua pribadi yang rajin berdoa Rosario pun, ada 15 Janji Bunda Maria bagi mereka yang berdoa Rosario dengan setia. Jadi, berkat-rahmat kita tentulah akan berlimpah.

Jangan lupa... Setelah berdoa Rosario hari ini, tulislah di kolom komentar status tanggal HARI INI 5 Maret 2014 - SUDAHKAH BERDOA ROSARIO HARI INI UNTUK INDONESIA? (Saya sudah berdoa, atau saya dan keluarga saya sudah berdoa, atau kami 6 orang sudah berdoa).

MARILAH BERDOA BERSAMA UNTUK INDONESIA. TUHAN YESUS DAN BUNDA MARIA MENYERTAIMU.

Tulisan diambil dari Facebook Page Novena Tiga Salam Maria

Selasa, 01 Mei 2012

Devosi Dan Novena Besar Maria 2012

0 comments

Acara Devosi Dan Novena Besar Maria 2012 diselenggarakan di Gedung Plaza Bappindo Lt.8 dan 9 Jakarta pada 8 - 16 Mei 2012. (Lihat peta lokasi)

Jadwal Pengisi acara Devosi Maria 2012

Hari I (8 Mei 2012)
Tema : Ekaristi, sarana berkumpul untuk memuliakan Tuhan.
Pembicara : Rm. AL.Andang Binawan, SJ
Moderator : Inggrid W
Selingan : Leo
Koor : Serenity Choir

Hari II (9 Mei 2012)
Tema : Spiritualitas untuk menjadi bagian dari Ekaristi
Pembicara : Rm. Jacobus Tarigan, Pr
Moderator : Inggrid W
Selingan : Sisi IDOL
Koor : PS. Gita Swara Jaya

Hari III (10 Mei 2012)
Tema : Ekaristi : Panggilan untuk saling melayani
Pembicara : Rm. Boscho da Cunha, O.Carm
Moderator : Nining
Selingan : Argie
Koor : PS. Servus Servorum

Hari IV (11 Mei 2012)
Tema : Ekaristi : Bertobat agar layak dihadapan Allah
Pembicara : Rm. Madya Utama, SJ
Sandra Louise
Moderator : Mayong Suryo Laksono
Selingan : Sandra Louise
Koor : Angel’s Voice

Hari V (12 Mei 2012)
Tema : Liturgi Sabda : Mendengarkan ketika Allah berbicara
Pembicara : Rm. BS. Mardiatmaja,SJ
Monica Meifung
Moderator : Markus Prasetyo (Kepra)
Selingan : Band Crossfader
Koor : PS. St. Michael

Hari VI (13 Mei 2012)
Tema : Ekaristi : Mendengarkan Tuhan melalui Kitab Suci
Pembicara : Rm. Yohanes Subagyo, Pr
Seto Marsunu
Moderator : Mayong Suryo Laksono
Selingan : Karina
Koor : PS. Lausdeo

Hari VII (14 Mei 2012
Tema : Ekaristi : Persembahan seluruh pengalaman hidup dalam Ekaristi
Pembicara : Rm. YR. Edy Purwanto, Pr
Alexander Eddy Gosyanto
Moderator : Samsi Darmawan
Selingan : Intan AFI
Koor : Northbless Choir

Hari VIII (15 Mei 2012)
Tema : Ekaristi : Komuni, kurba yang menyatukan
Pembicara : Rm. A. Sunarko, OFM
Pocky & Acu
Moderator : Rosiana Silalahi
Selingan : Kesya Henakin
Koor : PS. Abdi Kristus

Hari IX (16 Mei 2012)
Tema : Ekaristi : Tugas perutusan untuk berbagi
Pembicara : Rm. Sylvester, CICM
Maria Ratnaningsh
Moderator : Mayong Suryo Laksono
Selingan : Hudson
Koor : The Butterfly Symphony & Musicalista CHoir

Senin, 30 April 2012

Ziarah Maria

1 comments
Alangkah beruntungnya "nasib" orang-orang Kristiani, terutama orang-orang Katolik. Betapa tidak, mereka memiliki seorang ibunda yang setiap saat bisa ditemui, diminta bantuan, dan juga dijadikan tempat curhat. Ibunda yang baik itu adalah ibunda Yesus sendiri, Maria.

Gua Maria Kanada
Bagi umat Katolik, Maria, Ibu Yesus, yang kerap disapa Bunda Maria, merupakan perantara doa yang sangat dihormati dan diyakini dapat meneruskan setiap doa kepada Allah. Gereja mengkhususkan dua bulan dalam 1 tahun untuk memberikan kesempatan kepada umat untuk berdevosi kepada Bunda Maria. Bulan Mei disebut bulan Maria dan bulan Oktober dikhususkan sebagai bulan Rosario.

Selama dua bulan itu umat biasanya berkumpul bersama untuk berdoa Rosario atau mengadakan ziarah ke gua Maria. Ziarah Maria saat ini sudah manjadi semacam tradisi yang banyak dilakukan oleh umat Katolik di seluruh dunia. Gua Maria Lourdes di Prancis, Fatima di Portugal, Kerep di Ambarawa ataupun Puh Sarang di Kediri merupakan tempat ziarah yang sering dikunjungi umat.

Tradisi ziarah Maria berawal pada abad-abad pertama oleh jemaat perdana yang meyakini bahwa Maria, sebagaimana orang-orang beriman lainnya, juga sudah masuk Surga seperti layaknya orang kudus. Makna ziarah adalah untuk mengungkapkan penghormatan secara khusus kepada Maria karena ia adalah orang kudus atau bahkan sangat kudus. Dengan begitu berarti Maria ditempatkan di atas orang-orang kudus. Bunda Maria begitu dihormati dengan sungguh-sungguh. Bentuk penghormatan itu bisa berupa devosi, doa rosario, pesta-pesta liturgis dan sebagainya.

Belakangan ini ziarah memang bukan hanya dalam rangka bulan Maria saja, tetapi sudah sepanjang tahun orang-orang biasa melakukan ziarah. Perkembangan sarana transportasi seakan mendukung kegiatan ziarah dilakukan sepanjang tahun.

Ada dua kemungkinan mengapa orang melakukan ziarah dewasa ini. Pertama, sebagai tur atau sarana refreshing. Namun agar tidak kelihatan terlalu profan maka disatukan dengan ziarah agar terlihat lebih kristiani. Kegiatan seperti itu masih cukup baik dilakukan dalam mengisi liburan sehingga menjauhkan kesan liburan yang profan. Usaha mencari kesempatan untuk menghormati Bunda Maria seringkali terganggu bila ziarah digabungkan dengan liburan.

Kemungkinan kedua adalah ekstrem religius, yaitu orang-orang yang berziarah tidak hanya sekedar menghormati Bunda Maria, namun lebih dari itu, mereka mengharapkan sesuatu yang magis. Magis dalam arti ingin mendapatkan sesuatu yang dialami dalam hidupnya sendiri. Misalnya, minta untuk mendapatkan penglihatan Bunda Maria, memperoleh rahmat yang sungguh nyata dan dapat dirasakan. Seakan-akan menuntut bahwa Bunda Maria itu harus nampak dan dialami nyata.

Dari dua kemungkinan di atas, ziarah sebagai tur nampaknya lebih disukai masyarakat perkotaan. Sedangkan masyarakat pedesaan yang umumnya lebih kuat tradisi religiusnya tidak semata-mata mencari penampakan Bunda Maria melainkan ada yang sungguh-sungguh diharapkan, yaitu rahmat yang sekaligus menyelesaikan masalah. Misalnya saja, mendapatkan mata air yang bisa menyembuhkan penyakit. Memang, esensi ziarah itu sudah mulai memudar. Sentuhan komersialisasi sudah begitu melekat pada paket-paket peziarahan baik dalam dan luar negeri. Ziarah kini telah dianggap sebagai tempat senang-senang dan kenikmatan-kenikmatan. Hal itu disebabkan adanya kemudahan mendapatkan fasilitas ziarah sehingga perjuangan dalam berziarah tidak lagi dirasakan peziarah.

Berdoa kepada Bunda Maria bukanlah berarti bahwa Bunda Maria yang dapat menyelamatkan manusia beriman. Ataupun Bunda Maria menganugerahkan sesuatu seakan-akan tanpa sepengetahuan Allah. Dalam berdoa kepada Bunda Maria harus dipahami bahwa Bunda Maria yang dekat dengan Allah senantiasa mendoakan umat manusia. Ziarah pun harus ditempatkan dalam konteks yang normal. Orang-orang berziarah bukan hanya mengunjungi gua-gua Maria saja. Agar ziarah Maria dapat memberikan makna rohani yang dalam sebaiknya perlu disiapkan secara matang. Sebelum hari keberangkatan sebaiknya peserta ziarah sudah diberikan bimbingan mengenai Kitab Suci, sejarah tempat-tempat suci tersebut. Tujuannya adalah agar para peziarah dapat sunguh-sungguh memetik makna yang esensial.

Terkirim dari BlackBerry®